Tampilkan postingan dengan label Wisata Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bandung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Oktober 2014

Pesona Gunung Puntang dan Taman Bougenville

Kisah tentang alam Parahyangan khususnya Bandung seolah tidak akan ada habisnya mulai dari keindahan alamnya, budaya, kreatifitas warganya, adat istiadat dan budaya maupun sejarah yang menakjubkan. Tersebutlah sebuah gunung yang merupakan rangkaian Pengunungan Malabar yaitu dikenal dengan gunung Puntang.Kesejukan udara pegunungan yang membelai, aliran sungan yang jernih seakan memanjakan anda ditambah dengan adanya lahan perkemahan yang sudah barang tentu melengkapi daerah ini menjadi objek wisata yang patut diperhitungkan untuk dikunjungi

Gunung Puntang terletak di kawasan Bandung Selatan dengan ketinggian 1300 di atas permukaan laut. Anda dapat menempuhnya dengan berkendara selama kurang lebih 2 jam dari Bandung, dan selama perjalanan anda akan dihibur oleh jajaran pepohonan dan pemandangan langit yang menyatu dengan hutan. Sempurna.

Ketika anda tiba di lokasi, anda dihadapkan pada 2 pilihan destinasi wisata yaitu Wana Wisata Gunung Puntang dan Taman Bougenville

Wana Wisata Gunung Puntang

Tersebut dalam sejarah bahwa di tengah hutan Gunung Puntang ini dulunya ada sebuah bangunan milik pemerintah Hindia Belanda. Pada tahun 1919 pemerintah kolonial Belanda membangun stasiun pemancar radio di tempat ini, lalu pada tahun 1923 lokasi ini menjadi terkenal di dunia karena adanya stasiun rasio Malabar ini, yang konon katanya merupakan stasiun radio terbesar pertama di Asia.


Namun, keindahan bangunan tersebut kini tinggal puing-puing dan satu hal yang menjadi daya tarik dari puing-puing tersebut adalah adanya kolam yang dulunya dijadikan sebagai penghias di area sekitar pemancar. Masyarakat setempat menyebutnya ‘kolam cinta’, banyak mitos yang beredar di kalangan masyarakat tentang kolam tersebut bahwa siapapun yang datang ke kolam ini bersama pasangannya, maka hubungan mereka akan langgeng. Jadi, jangan heran jika anda akan menemukan sejumlah pasangan muda-mudi yang bertandang ke kolam tersebut sembari bersenda gurau dan bermain air. 

Taman Bougenville

Terletak di tepi hutan Gunung Puntang Banjaran Bandung dengan tatanan yang sangat apik dan desain bebereapa villa kayu ciri khas pedesaan . Nuansa has pegunungan yang dingin berhawa sejuk diiringi gemericik sungai Cigeureuh dan nyanyian burung alam akan memaksimalkan segala kegiatan anda bersama kami.
sejauh mata memandang selain hutan pinus anda akan di manjakan dengan persawahan yang hijau,


Di Taman Bougenville ini anda dapat menikmati keindahan alamnya seta berbagai fasilitas yang disediakan oleh pengelola. Fasilitas yang dapat anda nikmati antara lain :

~ Villa ( Campaka, Villa Puspa, Villa Rasamala,Villa Pinus ,Villa Cemara dan Suren )
~ Meeting room
~ Area Outbound, Paintball, Camping Ground, Flaying Fox
~ Kolam Renang
~ waterboom
~ ATV
~ Arena Bermain anak - anak
~ Taman Alam




Senin, 22 September 2014

Destinasi Wisata Alam Bandung

Bandung Selatan

Situ Patengan
Merupakan sebuah danau alam yang terletak di perkebunan teh ranca bali, berjarak sekitar 47 Km dari kota Bandung. Merupakan kawasan wisata yang berudara sejuk dan segar, sangat jauh dari polusi. Di pinggir danau terdapat banyak perahu yang dapat disewa untuk wisatawan mengelilingi danau.

Kawah Putih.
Masih terletak di kawasan ranca bali, berjarak sekitar 44 Km dari kota Bandung atau tepatnya di desa Sugih, kecamatan Pasir Jambu. kawah putih adalah sebuah danau kawah dari gunung Patuha dengan ketinggian 2.434 meter di atas permukaan laut. Kawah ini merupakan salah satu kawah dengan kadar keasaman belerang tertinggi di dunia, oleh sebab itulah pemerintah kolonial belanda pernah membangun pabrik belerang di tempat ini. Keunikan objek wisata ini adalah kawahnya yang berwarna putih, udara di sini sangat dingin bahkan bisa mencapai 0- 2 derajat celcius di musim-musim tertentu.

Kebun Strawberry
Wisata petik strawberry saat ini merupakan wisata yang sangat digemari oleh wisatawan. Strawberry merupakan produk agrowisata unggulan dari kabupaten Bandung, khususnya di daerah Ciwidey. Di daerah ini terdapat banyak sekali kebun strawberry tradisional sampai dengan kebun dengan pengelolaan profesional. Anda bebas memilih kebun mana yang anda senangi dan memetik sendiri langsung.

Cimanggu
Daerah Ciwidey sangat kaya dengan sumber air panas alami. Salah satunya dimanfaatkan oleh perum perhutani sebagai kolam renang Cimanggu. Kolam Cimanggu memiliki fasilitas parkir yang luas, tempat bermain anak-anak, dll.

Ciwalini
Seperti halnya Cimanggu, Ciwalini juga memanfaatkan pelimpahnya sumber mata air panas alam. Kolam renang ini berada di lingkungan perkebunan teh Walini yang sejuk.

Ranca Upas
Sebuah komplek bumi perkemahan yang ada di sekitar areal tanaman Eucalyptus, sejenis tanaman yang berasal dari benua Australia. Kawasan ini berjarak 41 Km dari pusat kota Bandung, dan terletak di ketinggian 1.700 meter dari permukaan laut, dengan suhu udara rata-rata 18 derajat celcius. Di tempat ini juga terdapat penangkaran rusa yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Situ Cileunca
Situ Cileunca adalah sebuah danau yang ada di daerah Pangalengan. Danau ini merupakan danau buatan yang luasnya 1.400 Hektar dengan dikelilingi bukit-bukit dan berlatar belakang pegunungan. Selain berfungsi sebagai objek wisata yang menarik, situ Cileunca juga berfungsi sebagai sumber air bagi pembangkit tenaga listrik. Air dari danau dialirkan melalui sungai Palayangan, yang juga sering digunakan sebagai arena ber-arung jeram / rafting. Peket rafting di sungai Palayangan klik di sini..

Pekebunan Teh Malabar
Gunung Malabar yang memiliki pesona alam perkebunan teh dengan udara yang sejuk alami, sangatlah cocok untuk kegiatan olah raga jalan kaki / tea walk sambil ber rekreasi. Di tengah-tengah perkebunan terdapat macam-macam bangunan kuno yang masih terawat dengan baik, seperti guest house, perumahan administratur perkebunan pada masa penjajahan sampai dengan makam K.A.R. BOSSCHA.

Pemandian Air Panas Cibolang
Sebuah wana wisata pemandian air panas alam yang terletak di dalam hutan rimba berbatasan dengan kebun teh. Terletak di kaki gunung Wayang pada ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut, dengan suhu berkisar 18 derajat celcius. Sangat cocok untuk wisata keluarga dengan fasilitas yang cukup lengkap.


Bandung Barat

Kampung Gajah. Dari kawasan yang berlokasi Jl Sersan Bajuri KM 3,8, kita dapat melihat pemandangan indah kota Bandung dengan sudut pandang 16o°. Nikmatnya udara segar khas pegunungan, serta sarana bermain yang menyenangkan bagi keluarga. Fasilitas yang tersedia ATV Teletubbies, ATV Cross, Mini Moto, Children Playground, Kuda Tunggang, Sepeda Tandem, Mini Becak, Delman Limousine, Joging Track, Lahan Parkir yang luas, Cafe Resto. Menu special Kampung Gajah adalah Fish thai mango, Oxtail, Hot chicken spicy, Iga bakar rica, Iga bakar soya, dan sosis bakar/goreng

Kampung Daun. Disini Anda akan menemukan berbagai karakteristik dan keunikan wilayah pedesaan yang masih bersifat tradisional tapi elegan. Di kafe ini Anda dapat menemui pedagang keliling yang menjual dodol lipet, gulali, dan harum manis yang duduk berjejer di tepi jalan setapak Kampung Daun. Tak ketinggalan hiburan asli setempat juga bisa Anda nikmati disini. Pengamen yang bermain harpa dan kecapi dengan jari-jarinya yang lentur, berkeliling dari saung ke saung. Benar-benar serasa di kampung.

Rumah Strawberry. Merupakan rumah makan yang dirancang sekaligus sebagai tempat untuk wisata.Tempat yang cocok untuk bersantap bersama keluarga. Kawasan yang alami, dipadukan dengan bangunan-bangunan yang artistik. Ditambah penataan kawasan antara kebun, taman dan tempat makan yang cukup bagus, membuat tempat ini sangat digandrungi pengunjung. Kontur tanah yang berundak-undak, membuat keindahannya lebih menonjol. Keindahan makin lengkap dengan bunga warna-warni tertanam di segenap penjuru. Kolam ikan yang dilengkapi bunga teratai, menambah keasrian suasana.

All about strawberry adalah tempat wisata yang terletak di daerah Cihanjuang, Cimahi. Tempat ini menawarkan tempat rekreasi keluarga yang hemat. Dengan harga tiket sekitar Rp 5.000, kita juga sekaligus mendapatkan 1 gelas stroberi segar. Kawsan ini dilengkapi dengan fasilitas permainan anak-anak, frumah koboi, flying fox, Rakit, Factory Outlet, aneka jajanan tradisional seperti colenak, tahu gejrot, pisang penyet keju. dan lain-lain. Tempat ini tidak buka setiap hari. Silahkan hubungi Telp. 022-6631234.

Curug Malela, bosan dengan keramaian kota, anda bisa menikmati pesona air terjun Curug Malela di kawasan Bandung Barat. Untuk mencapai Curug Malela yang berada di Kampung Manglid, Kecamatan Rongga , butuh waktu tiga jam dari pusat Kota Bandung. Jalan yang cukup menantang, hamparan hijau kebun teh. Wisatawan harus berjalan kaki sekitar dua kilometer, Perjalanan cukup berat karena masih berupa jalan setapak, jembaan darurat yang menghubungkan sejumlah kali kecil. Tapi, semua itu terbayar setelah melihat indahnya pemadangan sekitar.

Curug Cimahi. Kawasan seluas 2 ha yang menawarkan udara segar, dingin dan gemericik air terjun ini terletak di daerah bandung barat. Untuk mencapai air terjun setinggi 97 m ini, kita ditantang untuk berjalan menuruni ratusan anak tangga dibawah rerimbunan pohon. Disekitar air terjun terdapat tebing-tebing tinggi yang terjadi akibat lelehan lava letusan gunung Sunda dan gunung Tangkuban Perahu purba.

Gua Pawon, merupakan salah satu gua tempat ditemukannya jejak-jejak kehidupan manusia didalam gua tersebut. Didalam gua ini banyak ditemukan artefak, tulang binatang, cangkang siput, pecahan buah kenari purba, dan pecahan keramik. Gua pawon terletak di jalan raya padalarang yang menghubungkan Bandung dan Cianjur yang merupakan daerah pegunungan kapur yang diperkirakan sebagai sisi danau purba Bandung. Dalam gua ini juga ditemukan manusia pawon yang konon menjadi asal muasal manusia di bandung.

Situ Ciburuy. Kawasan ini terletak di pinggir jalan raya Bandung - Jakarta di desa Ciburuy, kecamatan Padalarang. Kawasan yang kini menjadi sepi dikarenakan pembangunan jalan TOL Padalarang, dilengkapi dengan fasilitas yang sangat mendukung, antara lain lokasi peristirahatan, jajanan khas daerah Jawa Barat, kios-kios penjual souvenir, dan wisata perahu.


Bandung Utara

TAHURA Ir. H. Juanda. Taman Hutan ini, memiliki daya tarik wisata alam yang cukup beragam seperti pemandangan alam, flora dan fauna serta keadaan udaranya yang sejuk dan nyaman. Selain itu di dalam kawasan Taman Hutan Raya terdapat berbagai obyek wisata yang cukup menarik seperti Monumen Ir. H. Juanda yang terletak pada suatu plaza, gua-gua buatan peninggalan jaman Belanda dan Jepang, Kolam Pakar yang merupakan kolam buatan seluas 1,15 Ha milik PLN yang berfungsi sebagai tempat penampungan air yang berasal dari sungai Cikapundung untuk sumber pembangkit tenaga listrik. Serta terdapat 2 air terjun yang tingginya 35 m. Di dalam taman hutan ini terdapat saksi sejarah yang mewarnai perjuangan bangsa Indonesia yaitu dua buah gua yang memiliki nama disesuaikan dengan negara penjajah yang berkuasa saat gua tersebut di bangun yaitu Gua Belanda yang dibangun pada tahun 1918 dan Gua Jepang yang dibangun pada tahun 1942. Di kawasan gua banyak pemandu yang akan menawarkan jasanya untuk memberi kemudahan bagi anda menjelajahi seluruh tempat disertai dengan cerita-cerita menarik berkenaan dengan gua-gua tersebut.

Desa bunga Cihideung. Bagi anda penggemar bunga, maka daerah ini adalah tujuan yang tepat. Daerah ini terkenal sebagai pusat penjualan bunga di Kabupaten Bandung. Hamparan bunga beraneka jenis dan warna terlihat di sepanjang kiri dan kanan jalan. Berbagai bunga yang jarang ditemukan banyak sekali terdapat di sini. Dari kota Bandung, bila hendak menuju Lembang melalui Jl. Sersan Bajuri, maka pemandangan hijau dan berwarna-warni dari deretan tanaman hias dan bunga menjadi teman sepanjang jalan.

Rumah Sosis Tempat ini berlokasi di Jl Setiabudi 295, dari Bandung ke arah Lembang. Dengan tema Eat, Swim dan Play sehingga mengukuhkan bahwa tempat ini bukan hanya menjual sosis saja, tapi juga sebagai tempat wisata keluarga yang lengkap. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari kolam renang, ATV, mini motor cross, becak2an, sepeda, otoped, flying fox, trampoline, mobil2 an, kolam pancing, rumah pohon, fun climbing, kuda tunggang, lorong sesat, perahu sosis, playland, aneka bazzar games.

Kampung Baso terletak di hamparan perbukitan hijau di kawasan Jalan Setiabudi, Bandung Utara. Dengan suasana perkampungan khas Tanah Priangan berupa rumah panggung. Sesuai namanya, lokasi wisata kuliner ini memang khusus menyajikan berbagai jenis bakso. Sebut saja, bakso tarik yang langsung dibuat di lokasi Kampung Baso. Inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Ada pula bakso goreng yang disantap dengan sambal pedas.Kudapan yang cukup langka adalah mi nabati. Mi ini terbuat dari bahan nabati maupun sayuran. Misalnya, mi wortel dan mi sawi.

Observatorium Bosscha, merupakan tempat wisata sambil belajar mengamati langit. Bosscha memiliki reaktor angkasa seberat 17 ton, dan teropong sepanjang 11 meter. Bosscha hanya dapat dikunjungi pada hari selasa sampai sabtu. Kawasan ini terletak di kawasan lembang.

De'Ranch. Ingin Menjadi cowboy atau rodeo, kini anda tidak perlu jauh-jauh ke negeri paman sam. Area wisata yang bertema wisata kuda ala cowboy ini, berdiri sejak 2007. Anda tidak perlu mahir dalam menunggan kuda, kerena akan disediakan jockey yang kan mengajarkan anda. Tidak hanya berkuda saja yang anda dapatkan di area wisata ini, masih banyak fasilitas lainnya, seperti flying fox, burma bridge, serta kolam pancing. Disini pengunjung bisa menikmati berbagai menu makanan dan minuman di cafe yang berada di area wisata ini,mulai dari nasi timbel hingga menu eropa.

Taman Maribaya, sebenarnya masih termasuk dalam kawasan Hutan Raya Dago. Maribaya terletak di perkampungan kecil yang dialiri 2 sungai, yaitu sungai Cigulung dan Cikawari. Dari 2 sungai ini tercipta 4 air terjun, yaitu air terjun Cikawari, Cigulung, Cikoleang, dan yang terbesar adalah air terjun Ciomas yang memberikan pemandangan yang bisa membuat anda terpesona dengan udara segar khas pegunungan.

Lembang. Kota Lembang, berada pada ketinggian antara 1.312 hingga 2.084 meter di atas permukaan laut. Titik tertingginya ada di Puncak Gunung Tangkuban Parahu. Sebagai daerah yang terletak di pegunungan, suhu rata-rata berkisar antara 17°-27°C. Di kecamatan ini terdapat Observatorium Bosscha, serta berbagai tempat wisata seperti Gunung Tangkuban Perahu, Pemandian Maribaya serta makanan khas ketan bakar yang yang dimakan dengan bumbu oncom atau kacang serta jagung bakar yang beraneka rasa.

Cikole adalah desa di kecamatan Lembang, tepatnya dekat pintu masuk kawasan wisata gunung tangkuban perahu. Ditempat ini anda bisa menemukan wisata alam dengan fasilitas camping ground yang alami dikelilingi pohon pinus, outbound, bermain perang-perangan paint ball, serta bisa dijadikan pilihan tepat untuk belajar mencintai alam.

Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu, sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu. Di gunung ini terdapat 13 kawah.

Graha Ciater Spa, disingkat Gracia Spa yang bergerak di bidang Pariwisata berupa Resort hotel, Restaurant, dan Hot Spring Water, dimana resort hotel ini terbuka untuk umum. Hotel yang baru beroperasi tahun 1999 ini memiliki sarana akomodasi yang terdiri dari 6 unit bungalow dan 6 unit room juga tersedia Restaurant, Kolam Rendam Umum, Jogging Track, sarana bermain anak dan sebagainya yang dapat dijadikan salah satu pilihan yang terbaik diantara beragam fasilitas serupa di Jawa barat umumnya.

Ciater, merupakan kawasan wisata air panas alami. Selain mandi air panas, di Ciater kita bisa menunggang kuda menikmati keindahan lokasi wisata Ciater, sekadar berjalan-jalan di sekitar kebun teh atau tea walk, memancing, melukis, bermain tenis atau golf, berlatih membuat kerajinan keramik, mulai dari pengolahan bahan dasar sampai menjadi barang jadi, dan berwisata ke pabrik teh PTPN VII serta menikmati teh olahan langsung dari pabrik tersebut, bahkan menjalani pengobatan penunjang medis. lokasi wisata ini memang menawarkan banyak sekali pilihan wisata untuk keluarga.



sumber : http://wisatabandungtea.blogspot.com/



Kamis, 13 Maret 2014

Mie Kocok Bandung

image : ilovebandung.net
Salah satu makanan atau jajanan jawara dari kota kembang Bandung adalah Mie Kocok, yaitu makanan yang berbahan dasar mie kuning serta tauge yang siram kuah panas yang terbuat dari kaldu kaki sapi dan diberi irisan kikil. Sudah terbayang rasa dan hangatnya yang sangat cocok dengan udara kota Bandung yang sejuk. Bagi anda yang kelelahan setelah berputar-putar di seputaran Bandung, silahkan menikmati sajian Mie Kocok ini maka anda akan segera dimanjakan oleh sensasi rasa segar terutama bagi sang pecinta pedas, dijamin tubuh anda akan berkeringat.
Di Bandung sendiri banyak penjual mie kocok Bandung ini, namun yang paling terkenal adalah “Mie Kocok Mang Dadeng”. Yang membedakan dengan mie kocok yang lain adalah kikil yang disajikan lebih empuk, kenyal dan tebal juga terdapat menu mie kocok special dimana didalam mangkok akan ditambah sumsum sapi yang cukup banyak.

Nah bagi yang penasaran, berikut saya berikan alamat penjual Mie Kocok di kota Bandung :

Mie Kocok Mang Dadeng
Alamat
Jl KH Ahmad Dahlan (Jl. Banteng) No. 67 Bandung samping RS Muhammadiyah
Telp: 022-92155940 / 93438383
Cabang :
1.       Jl. Peta
2.       Dapur Cobek
3.       Jl. Cilaki No 43
4.       Luar Kota : Tebet, Jakarta Selatan, Karawang

Mie Kocok Holis
(022) 607 - 7110
Jl. Syahbandar No. 79
Bandung, Indonesia

Mie Kocok Lengkong
Alamat : Jl. Lengkong Kecil 51
Telp : 022-4217775

Mie Kocok Karapitan Bandung
Alamat lengkap: Jl Melong 195 36-B RT 001/01, Cikawao, Lengkong
Kota: Bandung  Telp : 022-4205183



Minggu, 09 Februari 2014

De Vries Toko Serba Ada Paling Tua di Kota Bandung

Saat ini sudah tidak asing bagi kita tentang keberadaan toko serba ada atau departement store yang menyediakan berbagai macam kebutuhan kita. Apalagi keberadaan mini market saat ini sudah sangat menjamur dan bertebaran dimana-mana sampai kepelosok desa sekalipun. Namun mungkin masih sedikit yang mengetahui bahwa terdapat toserba paling tua di kota Bandung yang di terkenal dengan nama De Vries.


Menurut beberapa sumber disebutkan bahwa gedung De Vries ini sekitar tahu 1879 digunakan sebagai tempat nongkrongnya orang-orang Belanda untuk bersosialisasi dengan perkumpulannya yang disebut Societeit Concordia. Namun pada 1885, perkumpulan tersebut pindah ke seberangnya yang sekarang menjadi Gedung Merdeka. Lalu, setelah ditinggalkan, di bukalan Toko yang diberinama De Vries oleh Klaas de Vries pada tahun 1895. Sebenarnya toko pada awalnya  tidak terletak di lokasi seperti yang dapat kita temukan sekarang, melainkan di utara alun-alun. Pada tahun 1899, dibangunlah toko tersebut di lokasi sekarang dengan gaya arsitektur Oud Indisch Stijl (Klasik Indis). 


image : wikimapia.org
De Vries pada awalnya dinamakan Warenhuis de Vries itu merupakan salah satu toko serba ada paling tua yang ada di kota Bandung. Dalam perjalanan sejarahnya, De Vries pernah berfungsi sebagai toko Kelontong, yang berkembang menjadi pusat perbelanjaan mewah di kota Bandung di masa lampau tempat dimana para Preanger-Planters  berbelanja di toko tersebut terutama pada setiap akhir pekan. Ketika Indonesia telah merdeka De Vries masih tetap digunakan sebagai toko yang menjual barang seperti pakaian dll, sempat pula menjadi rumah makan padang, sampai akhirnya terbengkalai selama bertahun-tahun.

Kegiatan usaha toko tersebut berkembang pesat setelah pendirinya meninggal dunia dimana sebagian bangunannya pernah dijadikan toko pakaian “Modelhuis Lafayette” dan Toko Daging, serta agen penjualan mobil merek Chevrolet dan Cadillac. Seperti halnya Departement strore saat ini, De Vries juga menyedian berbagai kebutuhan seperti dranken provisien (minuman beralkohol), meubelen (mebeler), porcelen glas (pecah belah), sigaren (cerutu), landbouwbenoodigdheren, import, commionairs venduhouders, export, kuns boek papierhandel dan sebagainya. Ruang lainnya pernah dijadikan Studio Foto Goodland.


Bangunan toko tersebut mengalami beberapa perubahan pada awal abad ke-20 sampai menjadi bentuk yang dapat kita lihat saat ini. Pada tahun 1909 bangunan lama dipugar untuk pertama kali, kemudian pada tahun 1920 berdasarkan hasil rancangan arsitek Edward Cuypers Hulswit yang menambahkan lantai bawah tanah

Tahun 2005 dibeli oleh Bank NISP-OSBC dan Pertengahan tahun 2010, dilakukan pemugaran dengan arsitek Ir. David Bambang Soediono. Pemugaran ini menggunakan konsep rekonstruksi semi-restorasi karena ingin mengembalikan tampilan bangunan pada tahun 1955



sumber :
http://www.pikiran-rakyat.com/
http://www.skyscrapercity.com/


Jumat, 31 Januari 2014

Braga Culinary Night, Sensasi Kuliner di Jalan Bersejarah

Salah satu nama jalan di kota Bandung yang terkenal dan penuh sejarah adalah jalan Braga, Nama jalan ini cukup dikenal sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Sampai saat ini nama jalan tersebut tetap dipertahankan sebagai salah satu maskot dan obyek wisata kota Bandung yang dahulu dikenal sebagai Parijs van Java.
image : twitter.com
Di sisi kanan kiri Jalan Braga terdapat kompleks pertokoan yang memiliki arsitektur dan tata kota yang tetap mempertahankan ciri arsitektur lama pada masa Hindia Belanda. Tata letak pertokoan tersebut mengikuti model yang ada di Eropa sesuai dengan perkembangan kota Bandung pada masa itu (1920-1940-an) sebagai kota mode yang cukup termasyhur seperti halnya kota Paris pada saat itu.
Untuk anda yang penasaran dengan jalan Braga tersebut silahkan untuk berkunjung menikmati suasan tempo doeloe namun sebaiknya anda datang pada hari Sabtu malam atau malam Minggu karena setiap malam tersebut terdapat event wisata kuliner baru yang dikenal dengan Braga Culinary Night.
Pada event tersebut anda dapat menemukan berbagai macam kuliner dan jajanan khas Kota Bandung yang dijual oleh para pedagang mulai dari kudapan ringan hingga makanan berat.
Yang tak kalah asyiknya, kegiatan tersebut dipadukan dengan suasana aktifitas cape yang ada di jalan Braga sehingga suasana menjadi meriah dan para pengunjung dimanjakan dengan alternatif, mau jajan di jalan atau mau makan di cave semua terserah dengan mood masing masing. Sejak pertama kali di gelar, Braga Culinary Night ini ternyata tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal, melainkan pula para wisatawan mancanegara.
Braga Culinary Night ini terbagi menjadi tiga Zona yaitu zona PKL, makanan kafe, dan field dining, semua tergantung dari kantong para pengunjung, namun yang jelas konsep Braga Culinary Night adalah menyediakan semua jenis kuliner Kota Bandung, sehingga diharapkan semua pengunjung yang mencari aneka kuliner ala Bandung bisa datang ke sini termasuk wisatawan yang tengah berlibur di Kota Bandung.
Event dengan ide Food District dimulai dari jam 18.00 wib dengan penutupan jalan bagi kendaraan, dan dimulai pukul 19.00 WIB sampai pukul 01.00 dini hari.
Dalam kenyataanya ternyata diantara pengunjung yang datang tidak hanya menikmati kuliner yang tersedia melainkan event ini digunakan untuk acara foto-foto bersama, mumpung lagi ke Bandung kali yah ?

Nah tak salah kalau Anda mengarahkan destinasi wisata akhir pekan ini ke Bandung, jelajahi panjangnya jalan Braga sambil menikmati santapan kulinernya, dan jangan lupa rasakan juga sensasi sejarah dari jalan Braga ini.



Kamis, 30 Januari 2014

Blind Cafe Bandung, Sensasi Makan di Tempat Gelap

image : http://www.bubblews.com/
Kota Bandung memang kaya akan hal-hal unik mulai dari budaya, keindahan alam, iklim yang sejuk, fashion dan kreativitas, salah satunya adalah sebuah resto atau cafe yang terletak di Cihampelas Walk Jl. Cihampelas No. 160 BAndung telp (022) 206 - 1082,.Resto ini sangat unik dimana kita menyantap makanan tidak seperti biasanya sambil melihat pemandangan atau live music, melainkan makan dalm kondisi gelap total. Gelap ini bukan karena pemilik resto belum melunasi tagihan listrik tetapi sengaja dimana kita sebagai pengunjung menikmati makanan dalam keadaan gelap gulita. Resto ini dikenal dengan nama Blind Resto yang mengadopsi konsep sebuah resto di negeri Kangguru Autralia dengan nama Dinning in The Dark.
Konsep ini memberikan hal yang sama sekali berbeda dan tidak monoton, dimana di resto-resto lain yang ditonjolkan adalah mengenai jenis makanan atau menu favorit namun di blind cafe lebih menonjolkan sebuah konsep pelayanannya kepada pengunjung yaitu  A journey of taste,

Cafe dengan menggunakan konsep ini merupakan konsep restoran pertama yang ada di Indonesia. Karena itulah Blind Resto mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai Resto yang menggunakan konsep unik dan  satu-satunya resto yang menggunakan pramusaji tunanetra pertama di Indonesia.

Selain mendapatkan penghargaan dari MURI, Blind Resto juga mendapat penghargaan dari Kemensos sebagai Small Inspiring  Busines pada November 2010. Blind Resto dianggap sebagai bisnis kecil yang peduli terhadap sesama, khususnya tunanetra.

Sebelum masuk ke ruang makan yang gelap, pengunjung dipersilahkan memilih makanan yang tersedia. Setelah itu, pengunjung akan diberi pengarahan dan kemudian dituntun pramusaji ke ruang gelap.

Pengunjung juga harus melepaskan semua pernak-pernik atau barang-barang yang mengeluarkan cahaya. Fungsinya agar tidak menggangu proses pencahayaan infra merah yang dilakukan pramusaji dalam menyediakan makanan.

Saat makanan dan minuman datang, kita akan dibimbing untuk mengetahui letaknya dan memegangnya langsung untuk menghindari tertukar dari makanan teman sebelah kita. Selain itu, rincian letak makanan yang ada di tiap piring juga diberitahukan. Contohnya saja, untuk menu nasi goreng, akan diberi tahu kalau nasinya berada di sebelah kanan, sedangkan telur dan kerupuk berada di sebelah kiri. 



Jumat, 24 Januari 2014

Dago Pakar

Di kota BAndung terdapat kawasan elit yang selalu ramai terlebih apabila weekend atau hari libur, namanya kawasan Jl. Ir. H. Juanda atau lebih dikenal dengan kawasan Dago. Namun pada post kali ini saya tidak akan membahas kawasan tersebut melainkan suatu daerah yang masih seputaran Dago, tepatnya di utara.
Di tempat tersebut terdapat Taman Hutan Raya yang merupakan kawasan konvervasi terpadu antara alam sekunder dengan hutan tanaman dengan jenis Pinus (Pinus merkusil) yang terletak di Sub-DAS Cikapundung, DAS Citarum yang membentang mulai dari Curug DagoDago Pakar sampai Maribaya yang merupakan bagian dari kelompok hutan Gunung Pulosari,

Taman Hutan Raya ini dinamakan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda atau lebih dikenal dengan nama Dago Pakar, dirintis pembangunannya sejak tahun 1960 oleh Bapak Mashudi (Gubernur Jawa Barat) dan Ir. Sambas Wirakusumah yang pada waktu itu menjabat sebagai Administratur Bandung Utara merangkap Direktur Akademi Ilmu Kehutanan, dan mendapat dukungan dari Bapak Ismail Saleh (Menteri Kehakiman) dan Bapak Soejarwo (Dirjen Kehutanan Departemen Pertanian). Pada tahun 1963 sebagian kawasan hutan lindung tersebut mulai dipersiapkan sebagai Hutan Wisata dan Kebun Raya. Tahun 1963 pada waktu meninggalnya Ir. H. Djuanda, maka Hutan Lindung tersebut diabadikan namanya menjadi Kebun Raya Rekreasi Ir. H. Djuanda untuk mengenang jasa-jasanya dan waktu itu pula jalan Dago dinamakan jalan Ir.H.Djuanda.

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda awalnya berstatus sebagai hutan lindung (Komplek Hutan Gunung Pulosari) yang batas-batasnya ditentukan pada tahun 1922. Sejak kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 secara otomatis status kawasan hutan negara dikelola oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Djawatan Kehutanan. Untuk tujuan tersebut, kawasan tersebut mulai ditanami dengan tanaman koleksi pohon-pohonan yang berasal dari berbagai daerah. Kerjasama pembangunan Kebun Raya Hutan Rekreasi tersebut melibatkan Botanical Garden Bogor (Kebun Raya Bogor) , dengan menanam koleksi tanaman dari di Bogor.

Apabila anda berkunjung ke kawasan TAHURA Ir. H.Juanda ini, anda dapat mengunjungi lokasi-lokasi wisata yang terdapat didalamnya, antara lain :

Curug Dago
image : disparbud.jabarprov.go.id
Curug Dago terletak di bagian Utara Kota Bandung, merupakan kawasan konservasi dan menjadi satu kesatuan dengan kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Saat ini Curug Dago memiliki pemandangan alam ekosistem hutan dan perkampungan Sunda pada kanan kiri aliran sungai Cikapundung. Keindahan air terjun sungai Cikapundung setinggi +/- 15 meter, dilengkapi dengan 2 (dua) buah Batu Prasasti peninggalan Kerajaan Thailand, serta tempat peristirahatan yang sejuk di bawah pohon-pohon hutan.

Curug Omas
image : yoshiewafa.blogspot.com
Curug Omas terletak berdekatan dengan obyek wisata Maribaya. Di lokasi ini terdapat fenomena air terjun dari aliran Sungai Cikawari. Di atas air terjun ini terdapat jembatan yang dapat digunakan untuk melintasinya. Siapapun yang melintasi jembatan ini sungguh akan merasakan dan menikmati fenomena air terjun yang penuh dengan pesona, terlebih lagi saat wisatawan dapat merasakan ketinggian air terjun yang deras setinggi +/- 30 meter, dengan melihat ke bawah nya.
Diatas Curug Omas terdapat sebuah jembatan yang memacu adrenalin siapapun yang melintasinya. Demikian pula di bagian bawah Curug Omas terdapat sebuah jembatan yang melintasi sungai yang mengalir dari atas curug. Selain fenomena air terjun yang menakjubkan, kondisi lingkungan Curug Omas pun masih asri dan berhawa sejuk dan aliran air nya sangat jernih. Arena permainan dengan hamparan rumput yang hijau serta ditunjang dengan sarana prasarana dan fasilitas tempat peribadatan dan peristirahatan yang cukup memadai, menambah keindahan curug ini.
  
Goa Belanda
image : jundiurna92.wordpress.com
Pada masa pendudukan Belanda, perbukitan Pakar ini sangat menarik bagi strategi militer, karena lokasi nya yang terlindung dan begitu dekat dengan pusat kota Bandung. Menjelang Perang Dunia ke II pada awal tahun 1941 kegiatan militer Belanda makin meningkat. Dalam terowongan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Bengkok sepanjang 144 meter dan lebar 1,8 meter dibangunlah jaringan goa sebanyak 15 lorong dan 2 pintu masuk se-tinggi 3,20 meter, luas pelataran yang dipakai goa seluas 0,6 hektar dan luas seluruh goa berikut lorong nya adalah 548 meter. Selain untuk kegiatan militer, bangunan Goa ini digunakan untuk stasion radio telekomunikasi Belanda, karena station radio yang ada di Gunung Malabar terbuka dari udara, tidak mungkin dilindungi dan dipertahankan dari serangan udara.
Saluran/terowongan berupa jaringan goa di dalam perbukitan ini dinamakan Goa Belanda. Pada masa kemerdekaan Goa ini pernah dipakai atau dimanfaatkan sebagai gudang mesiu oleh tentara Indonesia. Goa Belanda saat ini dapat dimasuki dengan aman dan dijadikan sebagai tempat wisata yang penuh dengan nilai sejarah.
  
Goa Jepang
image : bentengindonesia.org
Tanggal 10 Maret 1942 dengan resmi angkatan Perang Hindia Belanda dengen pemerintah sipil-nya menyerah tanpa syarat kepada Bala tentara Kerajaan Jepang dengan upacara sederhana di Balai Kota Bandung. 
Begitu instalasi militer Hindia Belanda dikuasai seluruhnya maka tentara Jepang membangun jaringan Goa tambahan untuk kepentingan pertahanan di Pakar, dimana letaknya tidak jauh dari Goa Belanda. Konon pembangunan goa ini dilakukan oleh para tenaga kerja secara paksa yang pada saat itu disebut “romusa” atau “nala karta”. Goa tambahan ini yang terdapat di daerah perbukitan Pakar tepatnya berada dalam wilayah Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda mempunyai 4 pintu dan 2 saluran udara. Dilihat dari lokasi dan bentuknya Goa ini diperkirakan berkaitan dengan kegiatan dan fungsi strategis kemiliteran. Lorong-lorong dan ruang-ruang yang terdapat pada Goa ini dapat dipergunakan sebagai markas, maupun tempat penyimpanan peralatan dan logistik. Goa tambahan yang dibangun pada masa pendudukan Jepang dinamakan Goa Jepang. Goa Jepang saat ini dapat dimasuki dengan aman dan dijadikan sebagai tempat wisata yang penuh pesona karena alam sekitarnya yang sangat indah dan memiliki nilai sejarah.

Patahan Lembang
image : kompas.com
Gunung Api yang disebabkan adanya gangguan alamiah yang disebut tektonik berupa sesar atau patahan hingga membentuk garis letusan dengan letusan lebih dari sepuluh titik. Muntahan yang disebarkan keluar antara lain terdapat di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yan disebut batu pasir tufaan. Fenomena geomorphologi ini merupakan paling khas di wilayah ini yang dikenal dengan istilah Patahan Lembang.
Pada saat sekarang fenomena alam/patahan lembang ini dapat diamati dan kita nikmati sebagai keindahan alam yang penuh pesona dan sangat menarik bagi wisatawan, khususnya bagi mereka yang belajar ilmu geologi/geomorphologi.





sumber :
tahuradjuanda.jabarprov.go.id




Rabu, 22 Januari 2014

Taman Kupu-kupu Cihanjuang Bandung

Seperti tidak ada habisnya kalau kita membahas objek-objek wisata yang ada di kota Bandung selain terkenal dengan keindahan alam dan berbagai kawasan wisata belanja, kuliner, sejarah dan budaya juga wisata yang bernuansakan pendidikan. Salah satunya adalah Taman Kupu-kupu. Objek wisata selain sebagai sarana untuk hiburan, refreshing, dan menghirup udara segar dan tentunya menikmati pesona alam Parahyangan, juga sebagai sarana edukasi putera dan puteri Anda yang masih usia sekolah.
image: rajakamar.com
Taman Kupu-kupu ini terletak di Jl. Cihanjuang Km 3,3 No.58, Desa Cibaligo, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Bandung –Indonesia. Diareal seluas mencapai 1,7 hektar terdapat sekitar 300 kupu-kupu dari 35 jenis yang ditangkarkan dalam setiap harinya dan hingga saat ini dikabarkan telah 2.000 kepompong dari 50 spesies kupu-kupu. Mereka terbang dalam sebuah di taman terbuka seluas 1.800 meter persegi yang dilapisi pagar dan jaring.
Kawasan wisata Taman kupu-kupu ini memang masih terbilang baru, namun karena keunikannya mampu menarik perhatian para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar Bandung hal ini tentunya akan menambah perbendaharaan objek wisata di kota kembang ini.
Beberapa hal yang anda dapat nikmati apabila berkunjung ke Taman Kupu-kupu ini yaitu Hanya dengan tiket Rp. 10.000 aanda dapat memasuki kawasan taman kupu-kupu ini, harga tiket tersebut termasuk welcome drink anda dapat menikmati keindahan alam dan kesejukan udara yang masih asri disekitarnya, anda terutama anak anda bisa memperhatikan dan mempelajari proses metamorphosis kupu-kupu mulai dari larva sampai dewasa secara sempurna ditemani dengan pemandu yang akan memberikan penjelasan berbagai hal seputar kupu-kupu dan tamannya sendiri.

image : tamankupu-kupu.blogspot.com
Taman Kupu-kupu dibuka setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 17.00 WIB. Namun pada hari Senin hingga Jumat, taman ini digunakan untuk waktu kunjungan sekolah meski tetap membuka untuk umum.
Objek wisata pendidikan ini juga menyediakan souvenir yang dapat anda beli di toko-toko aksesoris yang menjual berbagai pernak-pernik serba kupu-kupu. Dan satu hal lagi, anda jangan khawatir kelaparan apabila berkunjung ke tempat ini karena telah disediakan tempat-tempat makan berupa tenda-tenda yang bisa dikunjungi.

Bila anda tertarik silahkan berkunjung ke Taman Kupu-kupu ini.

Minggu, 19 Januari 2014

Surabi Enhaii Bandung

Serabi berasal dari bahasa sunda yaitu “sura” yang berarti besar. Serabi atau surabi adalah salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Surabi dinyatakan sebagai makanan khas jawa karena lebih populer di pulau ini. Surabi memiliki bentuk yang mirip dengan pancake namun lebih kecil dan tebal. Surabi umumnya terbuat dari tepung beras atau terigu yang dibakar dengan menggunakan alat tradisional yaitu tungku dan cetakan dari tanah liat. Jika pancake punya saus dengan berbagai pilihan rasa, kue serabi juga memiliki kuah atau saus yang terbuat dari gula jawa sesuai dengan cita rasa nusantara. Kuah yang terbuat dari campuran gula jawa dan santan kelapa itu, biasa disebut dengan kinca. Dua jenis kue serabi yang terkenal dari Indonesia , yaitu serabi bandung dan serabi solo. Kedua serabi tersebut memiliki perbedaan, baik dari bahan hingga penyajiannya pun berbeda. Jika serabi bandung menggunakan tepung terigu, serabi solo menggunakan tepung beras. Selain itu serabi bandung biasa disajikan dengan kuah dari gula jawa dan santan yang biasa disebut kinca, sedangkan pada serabi solo santan ditambahkan ketika proses pembuatan masih berlangsung. Selain di tanah jawa, surabi juga dapat ditemukan di ranah minang dan betawi. Serabi betawi, yang biasa disebut kue ‘ape’ cenderung mirip dengan serabi solo yang bertekstur lembut. Sedangkan serabi minang banyak dijumpai di Medan. Serabi ini menggunakan kuah dasar dari campuran gula dan buah-buahan, terutama serabi kuah durian yang paling sering dicari.
 
image : kampungkuliner.com
Dalam perkembangannya sekarang ini kini serabi telah memiliki banyak pilihan variasi. Mulai dari rasa original, yaitu serabi tanpa toping yang hanya disajikan dengan kuah kinca atau hanya dengan oncom, kini telah menggunakan variasi toping yang beranekaragam seperti pisang, keju, cokelat, mayonnaise, bahkan ayam dan sosis.

Soerabi Bandung Enhaii pertama kali didirikan pada tahun 2009 oleh dua orang pengusaha yaitu Yasmar dan Andri di Padang, Sumatera Barat dengan konsep restoran keluarga. dimulai dari keinginan untuk memiliki sebuah usaha dengan prospek yang menjajikan maka dipilihlah bisnis makanan. Serabi bandung dipilih sebagai menu utama karena perkembangannya yang signifikan sebagai makanan ringan yang bisa disantap kapan saja baik itu di pagi hari, siang atau malam dan disukai oleh oleh kalangan tua dan muda.

Nama Soerabi Bandung Enhaii sendiri diakui tidak memiliki arti khusus. Diambil dari NHI Bandung yang memang menjadi awal mula tempat berkembangnya serabi dari tanah pasundan. Selain itu nama Soerabi Bandung Enhaii juga dianggap tepat untuk mempermudah pengenalan serabi khas sunda kepada khalayak luas. Dan seiring berjalannya waktu para penggemar serabi ini punya interpretasi sendiri atas nama Enhaii yaitu “enak aduhai”. Logonya sendiri diinterpretasikan secara sederhana, dengan maksud mendeskripsikan seorang koki yang siap untuk menghidangkan makanan kepada para pelanggan.

Dalam kurun waktu tiga tahun, Soerabi Bandung Enhaii telah memiliki beberapa cabang, tiga cabang berlokasi di padang, tiga cabang di Palembang, Riau dan Jakarta. Soerabi Bandung Enhaii sendiri memiliki 40 jenis topping untuk serabi. Mulai dari yang tradisional yang menggunakan gula jawa, oncom, durian, keju, coklat bahkan sampai yang menggunakan daging seperti ayam dan sosis. Untuk menu serabi yang paling digemari adalah serabi kuah durian. Yang membuat menu ini lebih spesial lagi adalah durian dan mayo yang diolah sendiri. Untuk mayo sendiri, Soerabi Bandung Enhaii menyediakan dua jenis mayo, yaitu manis dan pedas. Selain varian serabi, di restoran ini juga tersedia beraneka ragam menu lainnya, mulai dari masakan Indonesia, Chinese dan western. Menu yang bervariasi, harga yang terjangkau dan suasana yang nyaman menjadikan tempat ini digemari masyarakat sebagai salah satu pilihan untuk bersantap.

Bagi anda yang tertarik untuk mencicipi soerabi Enhaii ini, silahkan datang langsung kelokasinya di Jl Setiabudhi No 137 tepat di depan kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB), yang dulu terkenal dengan nama National Hotel Institute alias NHI.



sumber : 

Bandoengsche Melk Centrale

Jangan heran apabila postur tubuh orang barat lebih besar dan lebih tinggi disertai kecerdasan yang memadai, hal ini dikarenakan asupan makanan dan minuman yang mengandung gizi yang baik. Dari zaman dahulu, susu seolah menjadi minuman wajib bagi bangsa barat, hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah perusahaan Belanda yang terletak di kota Bandung pada zaman kolonial dahulu yang bernama Bandoengsche Melk Centrale atau disingkat BMC

image : kaskus.co.id
Sejak akhir abad 19 yang lalu, wilayah Tatar bandung terkenal sebagai penghasil susu sapi berkualitas tinggi di nusantara. Dari berbagai catatan sejarah ditemukan fakta bahwa sekitar tahun 1938 di wilayah Bandung terdapat 22 usaha pemerahan susu dengan produksi 13.000 liter susu perhari. Hasil produksi susu ini semua di tampung oleh BMC untuk diolah (Pasteurisasi) sebelum disalurkan kepada para langganan di dalam maupun di luar Bandung. Direktur BMC pernah menulis “Vergeet U niet, dat er in geheel Nederlandsch Oost-Indie slechst een Melk centrale is, en dat is de Bandoengsche Melkcentrale !” (“Kita jangan lupa, bahwa di seantero Nusantara ini cuma ada satu Pusat Pengolahan Susu, dan itu adalah Bandoengsche Melk Centrale!”)

Bandung tidak mungkin dapat dilepaskan dari sejarah susu di Indonesia dimana di awal abad 20 tercatat ada tiga perusahaan Pemerahan Susu (Boederij) yang nantinya akan menjadi cikal bakal usaha peternakan sapi perah jenis unggul yang didatangkan dari Friesland, negeri Belanda.

Ketiga perusahaan pemerahan susu tersebut adalah :
  1. Perusahaan Generaal de Wet Hoeve milik Tuan Hirscland dan Van Zijll di Cisarua (Sebelah utara Cimahi). Merekalah yang pertama kali mendatangkan sapi perah Friesland ke Nusantara awal abad 20 ini. 
  2. Lembangsche Melkerij Ursone. Sebuah perusahaan pemerahan susu di Lembang yang didirikan oleh tiga diantara empat Ursone Bersaudara pada tahun 1895. Usaha keluarga Ursone yang dimulai dengan 30 ekor sapi dengan hasil cuma 100 botol perhari, kemudian pada tahun 1940 telah berkembang menjadi 250 ekor sapi dengan produksi ribuan liter perhari. 
  3. Di Pangalengan, bagian selatan Kota Bandung terdapat peternakan sapi perah yang dikelola oleh orang Eropa. Begitu banyaknya sapi perah bibit luar negeri di sekitar danau situ Cileunca Pangalengan ini, hingga majalah Mooi Bandoeng sering menyebut wilayah di Pangalengan ini sebagai Friesland in Indie.
Dalam perkembangannya bukan hanya sebagai minuman saja, Susu juga dijadikan bahan baku es krim, susu coklat, BMC ini juga mengolah susu menjadi mentega, keju dan krim untuk kosmetika. 

Perkembangan nama BMC (Bandoengsche Melk Centrale) :

1928 : Bandoengsche Melk Centrale
1942-1945 : Koperasi Soesoe Bandoeng
1945 : Bandoengsche Melk Centrale
1965 : Pusat susu Bandung (PSB)
2002-sekarang : Bandoengsche Melk Centrale

Kini BMC berkembang dengan menyajikan berbagai makanan dari mulai makanan khas sunda, nasional dan internasional. Didalam restoran ini pun terpampang foto-foto kota Bandung serta bangunan BMC tempo dulu. Bahkan banyak Oma Opa orang Belanda yang datang bernostalgia mengenang masa indah mereka pada masa Hindia Belanda.  Di BMC ini kita dapat menikmati berbagai minuman yang merupakan produk dari susu, antara lain Yoghurt Coctail, Milk Shake, Yoghurt Shake, susu murni maupun susu dengan berbagai rasa seperti coklat atau strawberry. Selain itu terdapat produk lain yang mengandung susu seperti ice cream misalnyaIce Cream Tart Mini Tiramisu, Ice Cream Tart Mini Black Forest, Ice Cream Yoghurt Stick, dan lainnya. Salah satu minuman yang juga nikmat adalah Shalimar. 

image : openrice.com
Selain daripada itu BMC juga memiliki menu favorit yaitu Sop Buntut Goreng yaitu buntut sapi goreng yang disajikan dengan kuah sop yang terpisah. Rasa buntut sapi goreng di BMC sangat lezat ditambah dengan kuah sop yang menambah kenikmatan menu utama Sop Buntut Goreng ini.

Selain menu makanan utama dan minuman dari susu, BMC juga menyediakan berbagai jenis makanan lain seperti nasi timbel, nasi uduk, nasi bakar, nasi pepes, nasi goreng, gulai, gado-gado. Ada juga menu makanan Eropa seperti lasagna yaitu schotle ala Italia yang dicampur keju mozzarella. Ada juga Zupa-Zupa yaitu sup krim yang disajikan dengan potongan daging ayam dan jamur ditutup dengan roti (puss pastry).

Alamat BMC :

Bandoengsche Melk Centrale (BMC) Bandung
Jl. Aceh No. 30 Bandung
Jawa Barat
Telp: (022) 420 4595

Bandoengsche Melk Centrale (BMC) Jakarta
Jl. Boulevard Artha Gading Blok A6B No 17-18
Phone (021) 45873977
Kelapa Gading, Jakarta Utara