Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Maret 2014

Mie Kocok Bandung

image : ilovebandung.net
Salah satu makanan atau jajanan jawara dari kota kembang Bandung adalah Mie Kocok, yaitu makanan yang berbahan dasar mie kuning serta tauge yang siram kuah panas yang terbuat dari kaldu kaki sapi dan diberi irisan kikil. Sudah terbayang rasa dan hangatnya yang sangat cocok dengan udara kota Bandung yang sejuk. Bagi anda yang kelelahan setelah berputar-putar di seputaran Bandung, silahkan menikmati sajian Mie Kocok ini maka anda akan segera dimanjakan oleh sensasi rasa segar terutama bagi sang pecinta pedas, dijamin tubuh anda akan berkeringat.
Di Bandung sendiri banyak penjual mie kocok Bandung ini, namun yang paling terkenal adalah “Mie Kocok Mang Dadeng”. Yang membedakan dengan mie kocok yang lain adalah kikil yang disajikan lebih empuk, kenyal dan tebal juga terdapat menu mie kocok special dimana didalam mangkok akan ditambah sumsum sapi yang cukup banyak.

Nah bagi yang penasaran, berikut saya berikan alamat penjual Mie Kocok di kota Bandung :

Mie Kocok Mang Dadeng
Alamat
Jl KH Ahmad Dahlan (Jl. Banteng) No. 67 Bandung samping RS Muhammadiyah
Telp: 022-92155940 / 93438383
Cabang :
1.       Jl. Peta
2.       Dapur Cobek
3.       Jl. Cilaki No 43
4.       Luar Kota : Tebet, Jakarta Selatan, Karawang

Mie Kocok Holis
(022) 607 - 7110
Jl. Syahbandar No. 79
Bandung, Indonesia

Mie Kocok Lengkong
Alamat : Jl. Lengkong Kecil 51
Telp : 022-4217775

Mie Kocok Karapitan Bandung
Alamat lengkap: Jl Melong 195 36-B RT 001/01, Cikawao, Lengkong
Kota: Bandung  Telp : 022-4205183



Jumat, 31 Januari 2014

Braga Culinary Night, Sensasi Kuliner di Jalan Bersejarah

Salah satu nama jalan di kota Bandung yang terkenal dan penuh sejarah adalah jalan Braga, Nama jalan ini cukup dikenal sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Sampai saat ini nama jalan tersebut tetap dipertahankan sebagai salah satu maskot dan obyek wisata kota Bandung yang dahulu dikenal sebagai Parijs van Java.
image : twitter.com
Di sisi kanan kiri Jalan Braga terdapat kompleks pertokoan yang memiliki arsitektur dan tata kota yang tetap mempertahankan ciri arsitektur lama pada masa Hindia Belanda. Tata letak pertokoan tersebut mengikuti model yang ada di Eropa sesuai dengan perkembangan kota Bandung pada masa itu (1920-1940-an) sebagai kota mode yang cukup termasyhur seperti halnya kota Paris pada saat itu.
Untuk anda yang penasaran dengan jalan Braga tersebut silahkan untuk berkunjung menikmati suasan tempo doeloe namun sebaiknya anda datang pada hari Sabtu malam atau malam Minggu karena setiap malam tersebut terdapat event wisata kuliner baru yang dikenal dengan Braga Culinary Night.
Pada event tersebut anda dapat menemukan berbagai macam kuliner dan jajanan khas Kota Bandung yang dijual oleh para pedagang mulai dari kudapan ringan hingga makanan berat.
Yang tak kalah asyiknya, kegiatan tersebut dipadukan dengan suasana aktifitas cape yang ada di jalan Braga sehingga suasana menjadi meriah dan para pengunjung dimanjakan dengan alternatif, mau jajan di jalan atau mau makan di cave semua terserah dengan mood masing masing. Sejak pertama kali di gelar, Braga Culinary Night ini ternyata tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal, melainkan pula para wisatawan mancanegara.
Braga Culinary Night ini terbagi menjadi tiga Zona yaitu zona PKL, makanan kafe, dan field dining, semua tergantung dari kantong para pengunjung, namun yang jelas konsep Braga Culinary Night adalah menyediakan semua jenis kuliner Kota Bandung, sehingga diharapkan semua pengunjung yang mencari aneka kuliner ala Bandung bisa datang ke sini termasuk wisatawan yang tengah berlibur di Kota Bandung.
Event dengan ide Food District dimulai dari jam 18.00 wib dengan penutupan jalan bagi kendaraan, dan dimulai pukul 19.00 WIB sampai pukul 01.00 dini hari.
Dalam kenyataanya ternyata diantara pengunjung yang datang tidak hanya menikmati kuliner yang tersedia melainkan event ini digunakan untuk acara foto-foto bersama, mumpung lagi ke Bandung kali yah ?

Nah tak salah kalau Anda mengarahkan destinasi wisata akhir pekan ini ke Bandung, jelajahi panjangnya jalan Braga sambil menikmati santapan kulinernya, dan jangan lupa rasakan juga sensasi sejarah dari jalan Braga ini.



Kamis, 30 Januari 2014

Blind Cafe Bandung, Sensasi Makan di Tempat Gelap

image : http://www.bubblews.com/
Kota Bandung memang kaya akan hal-hal unik mulai dari budaya, keindahan alam, iklim yang sejuk, fashion dan kreativitas, salah satunya adalah sebuah resto atau cafe yang terletak di Cihampelas Walk Jl. Cihampelas No. 160 BAndung telp (022) 206 - 1082,.Resto ini sangat unik dimana kita menyantap makanan tidak seperti biasanya sambil melihat pemandangan atau live music, melainkan makan dalm kondisi gelap total. Gelap ini bukan karena pemilik resto belum melunasi tagihan listrik tetapi sengaja dimana kita sebagai pengunjung menikmati makanan dalam keadaan gelap gulita. Resto ini dikenal dengan nama Blind Resto yang mengadopsi konsep sebuah resto di negeri Kangguru Autralia dengan nama Dinning in The Dark.
Konsep ini memberikan hal yang sama sekali berbeda dan tidak monoton, dimana di resto-resto lain yang ditonjolkan adalah mengenai jenis makanan atau menu favorit namun di blind cafe lebih menonjolkan sebuah konsep pelayanannya kepada pengunjung yaitu  A journey of taste,

Cafe dengan menggunakan konsep ini merupakan konsep restoran pertama yang ada di Indonesia. Karena itulah Blind Resto mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai Resto yang menggunakan konsep unik dan  satu-satunya resto yang menggunakan pramusaji tunanetra pertama di Indonesia.

Selain mendapatkan penghargaan dari MURI, Blind Resto juga mendapat penghargaan dari Kemensos sebagai Small Inspiring  Busines pada November 2010. Blind Resto dianggap sebagai bisnis kecil yang peduli terhadap sesama, khususnya tunanetra.

Sebelum masuk ke ruang makan yang gelap, pengunjung dipersilahkan memilih makanan yang tersedia. Setelah itu, pengunjung akan diberi pengarahan dan kemudian dituntun pramusaji ke ruang gelap.

Pengunjung juga harus melepaskan semua pernak-pernik atau barang-barang yang mengeluarkan cahaya. Fungsinya agar tidak menggangu proses pencahayaan infra merah yang dilakukan pramusaji dalam menyediakan makanan.

Saat makanan dan minuman datang, kita akan dibimbing untuk mengetahui letaknya dan memegangnya langsung untuk menghindari tertukar dari makanan teman sebelah kita. Selain itu, rincian letak makanan yang ada di tiap piring juga diberitahukan. Contohnya saja, untuk menu nasi goreng, akan diberi tahu kalau nasinya berada di sebelah kanan, sedangkan telur dan kerupuk berada di sebelah kiri. 



Minggu, 19 Januari 2014

Surabi Enhaii Bandung

Serabi berasal dari bahasa sunda yaitu “sura” yang berarti besar. Serabi atau surabi adalah salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Surabi dinyatakan sebagai makanan khas jawa karena lebih populer di pulau ini. Surabi memiliki bentuk yang mirip dengan pancake namun lebih kecil dan tebal. Surabi umumnya terbuat dari tepung beras atau terigu yang dibakar dengan menggunakan alat tradisional yaitu tungku dan cetakan dari tanah liat. Jika pancake punya saus dengan berbagai pilihan rasa, kue serabi juga memiliki kuah atau saus yang terbuat dari gula jawa sesuai dengan cita rasa nusantara. Kuah yang terbuat dari campuran gula jawa dan santan kelapa itu, biasa disebut dengan kinca. Dua jenis kue serabi yang terkenal dari Indonesia , yaitu serabi bandung dan serabi solo. Kedua serabi tersebut memiliki perbedaan, baik dari bahan hingga penyajiannya pun berbeda. Jika serabi bandung menggunakan tepung terigu, serabi solo menggunakan tepung beras. Selain itu serabi bandung biasa disajikan dengan kuah dari gula jawa dan santan yang biasa disebut kinca, sedangkan pada serabi solo santan ditambahkan ketika proses pembuatan masih berlangsung. Selain di tanah jawa, surabi juga dapat ditemukan di ranah minang dan betawi. Serabi betawi, yang biasa disebut kue ‘ape’ cenderung mirip dengan serabi solo yang bertekstur lembut. Sedangkan serabi minang banyak dijumpai di Medan. Serabi ini menggunakan kuah dasar dari campuran gula dan buah-buahan, terutama serabi kuah durian yang paling sering dicari.
 
image : kampungkuliner.com
Dalam perkembangannya sekarang ini kini serabi telah memiliki banyak pilihan variasi. Mulai dari rasa original, yaitu serabi tanpa toping yang hanya disajikan dengan kuah kinca atau hanya dengan oncom, kini telah menggunakan variasi toping yang beranekaragam seperti pisang, keju, cokelat, mayonnaise, bahkan ayam dan sosis.

Soerabi Bandung Enhaii pertama kali didirikan pada tahun 2009 oleh dua orang pengusaha yaitu Yasmar dan Andri di Padang, Sumatera Barat dengan konsep restoran keluarga. dimulai dari keinginan untuk memiliki sebuah usaha dengan prospek yang menjajikan maka dipilihlah bisnis makanan. Serabi bandung dipilih sebagai menu utama karena perkembangannya yang signifikan sebagai makanan ringan yang bisa disantap kapan saja baik itu di pagi hari, siang atau malam dan disukai oleh oleh kalangan tua dan muda.

Nama Soerabi Bandung Enhaii sendiri diakui tidak memiliki arti khusus. Diambil dari NHI Bandung yang memang menjadi awal mula tempat berkembangnya serabi dari tanah pasundan. Selain itu nama Soerabi Bandung Enhaii juga dianggap tepat untuk mempermudah pengenalan serabi khas sunda kepada khalayak luas. Dan seiring berjalannya waktu para penggemar serabi ini punya interpretasi sendiri atas nama Enhaii yaitu “enak aduhai”. Logonya sendiri diinterpretasikan secara sederhana, dengan maksud mendeskripsikan seorang koki yang siap untuk menghidangkan makanan kepada para pelanggan.

Dalam kurun waktu tiga tahun, Soerabi Bandung Enhaii telah memiliki beberapa cabang, tiga cabang berlokasi di padang, tiga cabang di Palembang, Riau dan Jakarta. Soerabi Bandung Enhaii sendiri memiliki 40 jenis topping untuk serabi. Mulai dari yang tradisional yang menggunakan gula jawa, oncom, durian, keju, coklat bahkan sampai yang menggunakan daging seperti ayam dan sosis. Untuk menu serabi yang paling digemari adalah serabi kuah durian. Yang membuat menu ini lebih spesial lagi adalah durian dan mayo yang diolah sendiri. Untuk mayo sendiri, Soerabi Bandung Enhaii menyediakan dua jenis mayo, yaitu manis dan pedas. Selain varian serabi, di restoran ini juga tersedia beraneka ragam menu lainnya, mulai dari masakan Indonesia, Chinese dan western. Menu yang bervariasi, harga yang terjangkau dan suasana yang nyaman menjadikan tempat ini digemari masyarakat sebagai salah satu pilihan untuk bersantap.

Bagi anda yang tertarik untuk mencicipi soerabi Enhaii ini, silahkan datang langsung kelokasinya di Jl Setiabudhi No 137 tepat di depan kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB), yang dulu terkenal dengan nama National Hotel Institute alias NHI.



sumber : 

Bandoengsche Melk Centrale

Jangan heran apabila postur tubuh orang barat lebih besar dan lebih tinggi disertai kecerdasan yang memadai, hal ini dikarenakan asupan makanan dan minuman yang mengandung gizi yang baik. Dari zaman dahulu, susu seolah menjadi minuman wajib bagi bangsa barat, hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah perusahaan Belanda yang terletak di kota Bandung pada zaman kolonial dahulu yang bernama Bandoengsche Melk Centrale atau disingkat BMC

image : kaskus.co.id
Sejak akhir abad 19 yang lalu, wilayah Tatar bandung terkenal sebagai penghasil susu sapi berkualitas tinggi di nusantara. Dari berbagai catatan sejarah ditemukan fakta bahwa sekitar tahun 1938 di wilayah Bandung terdapat 22 usaha pemerahan susu dengan produksi 13.000 liter susu perhari. Hasil produksi susu ini semua di tampung oleh BMC untuk diolah (Pasteurisasi) sebelum disalurkan kepada para langganan di dalam maupun di luar Bandung. Direktur BMC pernah menulis “Vergeet U niet, dat er in geheel Nederlandsch Oost-Indie slechst een Melk centrale is, en dat is de Bandoengsche Melkcentrale !” (“Kita jangan lupa, bahwa di seantero Nusantara ini cuma ada satu Pusat Pengolahan Susu, dan itu adalah Bandoengsche Melk Centrale!”)

Bandung tidak mungkin dapat dilepaskan dari sejarah susu di Indonesia dimana di awal abad 20 tercatat ada tiga perusahaan Pemerahan Susu (Boederij) yang nantinya akan menjadi cikal bakal usaha peternakan sapi perah jenis unggul yang didatangkan dari Friesland, negeri Belanda.

Ketiga perusahaan pemerahan susu tersebut adalah :
  1. Perusahaan Generaal de Wet Hoeve milik Tuan Hirscland dan Van Zijll di Cisarua (Sebelah utara Cimahi). Merekalah yang pertama kali mendatangkan sapi perah Friesland ke Nusantara awal abad 20 ini. 
  2. Lembangsche Melkerij Ursone. Sebuah perusahaan pemerahan susu di Lembang yang didirikan oleh tiga diantara empat Ursone Bersaudara pada tahun 1895. Usaha keluarga Ursone yang dimulai dengan 30 ekor sapi dengan hasil cuma 100 botol perhari, kemudian pada tahun 1940 telah berkembang menjadi 250 ekor sapi dengan produksi ribuan liter perhari. 
  3. Di Pangalengan, bagian selatan Kota Bandung terdapat peternakan sapi perah yang dikelola oleh orang Eropa. Begitu banyaknya sapi perah bibit luar negeri di sekitar danau situ Cileunca Pangalengan ini, hingga majalah Mooi Bandoeng sering menyebut wilayah di Pangalengan ini sebagai Friesland in Indie.
Dalam perkembangannya bukan hanya sebagai minuman saja, Susu juga dijadikan bahan baku es krim, susu coklat, BMC ini juga mengolah susu menjadi mentega, keju dan krim untuk kosmetika. 

Perkembangan nama BMC (Bandoengsche Melk Centrale) :

1928 : Bandoengsche Melk Centrale
1942-1945 : Koperasi Soesoe Bandoeng
1945 : Bandoengsche Melk Centrale
1965 : Pusat susu Bandung (PSB)
2002-sekarang : Bandoengsche Melk Centrale

Kini BMC berkembang dengan menyajikan berbagai makanan dari mulai makanan khas sunda, nasional dan internasional. Didalam restoran ini pun terpampang foto-foto kota Bandung serta bangunan BMC tempo dulu. Bahkan banyak Oma Opa orang Belanda yang datang bernostalgia mengenang masa indah mereka pada masa Hindia Belanda.  Di BMC ini kita dapat menikmati berbagai minuman yang merupakan produk dari susu, antara lain Yoghurt Coctail, Milk Shake, Yoghurt Shake, susu murni maupun susu dengan berbagai rasa seperti coklat atau strawberry. Selain itu terdapat produk lain yang mengandung susu seperti ice cream misalnyaIce Cream Tart Mini Tiramisu, Ice Cream Tart Mini Black Forest, Ice Cream Yoghurt Stick, dan lainnya. Salah satu minuman yang juga nikmat adalah Shalimar. 

image : openrice.com
Selain daripada itu BMC juga memiliki menu favorit yaitu Sop Buntut Goreng yaitu buntut sapi goreng yang disajikan dengan kuah sop yang terpisah. Rasa buntut sapi goreng di BMC sangat lezat ditambah dengan kuah sop yang menambah kenikmatan menu utama Sop Buntut Goreng ini.

Selain menu makanan utama dan minuman dari susu, BMC juga menyediakan berbagai jenis makanan lain seperti nasi timbel, nasi uduk, nasi bakar, nasi pepes, nasi goreng, gulai, gado-gado. Ada juga menu makanan Eropa seperti lasagna yaitu schotle ala Italia yang dicampur keju mozzarella. Ada juga Zupa-Zupa yaitu sup krim yang disajikan dengan potongan daging ayam dan jamur ditutup dengan roti (puss pastry).

Alamat BMC :

Bandoengsche Melk Centrale (BMC) Bandung
Jl. Aceh No. 30 Bandung
Jawa Barat
Telp: (022) 420 4595

Bandoengsche Melk Centrale (BMC) Jakarta
Jl. Boulevard Artha Gading Blok A6B No 17-18
Phone (021) 45873977
Kelapa Gading, Jakarta Utara




Jumat, 10 Januari 2014

Tempat Makan di Kota Bandung

Bagi pecinta kuliner atau sekedar mampir untuk makan di kota Kembang bersama keluarga maupun rekan, Meskipun tidak semua tempat makan dapat saya sampaikan namun mudah mudahan dapat mewakili dari jumlah Restaurant atau café sebanyak 121 dan 177 rumah makan. 

image : adverdreams.blogspot.com
Berikut ini daftar tempat makan yang ada di kawasan Bandung.
  1. 19 Hrs Cafe, Jenis Makanan : AMERIKA, Chinese, Itali, jawa - Alamat : Jl. Dr. Setiabudhi No. 103F 
  2. Amigos Restaurant & Live Music, Jenis Makanan : Texas, Meksiko - Alamat : Jl. Terusan DR. Djundjunan, 200m dari pintu tol Pasteur, Annex-Le'Aries Garden Hotel 
  3. Ampera - Kebon Kawung, Jenis Makanan : sunda - Alamat : Jl. Kebon Kawung No. 28 
  4. Anglo Resto & Café , Jenis Makanan : Jawa - Alamat : Jl. Cipedes No. 46 A 
  5. Arang 123, Jenis Makanan : Korea - Alamat : Jl. Sukahaji No. 123 
  6. Asian Deli Thai Resto, Jenis Makanan : ASIA, Thailand - Alamat : Jl. Cihampelas No. 43, Bandung 
  7. Ayam Goreng Suharti Cipaganti, Jenis Makanan : jawa - Alamat : Jl. Cipaganti No. 171 
  8. Balcony Dine & Wine, Jenis Makanan : Indonesia, Itali - Alamat : Jl. Sersan Bajuri No. 100
  9. Bumbu Desa (Pasirkaliki), Jenis Makanan : sunda - Alamat : Jl. Pasirkaliki No. 160 
  10. Bumbu Desa (Rumah Mode), Jenis Makanan : sunda - Alamat : Rumah Mode Factory Outlet Jl. Setiabudi No. 41 
  11. Café Bunga, Jenis Makanan : Indonesia, Itali - Alamat : Jl. Kol.Masturi Km 9 Lembang Blok H.25 Vila Istana Bunga 
  12. Café Chiba, Jenis Makanan : AMERIKA, Itali - Alamat : Jl. DR. Rum No. 16 
  13. Café Lembah Curug, Jenis Makanan : sunda - Alamat : Jl. Sersan Bajuri Km 1,5 - Wisata Bunga Cihideung 
  14. D'Cost Seafood, Jenis Makanan : Indonesia - Alamat : Jl. Sukajadi No. 197 
  15. Dapur Sangkuriang, Jenis Makanan : Chinese, sunda - Alamat : Jl. Karang Sari No. 5 
  16. Delvi Le Raos Café & Strawberry Farm ,Jenis Makanan : Itali, sunda - Alamat : Jl. Terusan Gegerkalong Hilir No. 8 Ciwaruga 
  17. Depot Tjwie Mie Malang , Jenis Makanan : malang - Alamat : Jl. Setiabudhi No.85 
  18. Eaton Restaurant, Jenis Makanan : Chinese, Itali - Alamat : Jl. Setiabudi No. 41 (komplek Rumah Mode) 
  19. Flamboyant Express, Jenis Makanan : EROPA, Chinese, Jepang, sunda - Alamat : Jl. Sukajadi No. 232 
  20. Grace The Art of Dinning, Jenis Makanan : Amerika, Indonesia, Itali - Alamat : Jl. Karanglayung No. 24 
  21. Green Tea Resto, Jenis Makanan : Itali, Jepang, Chinese, Indonesia - Alamat : Jl. Setiabudi No. 83 
  22. Griya Dahar Ibu Kadi, Jenis Makanan : sunda, Chinese - Alamat : Jl.Dr.Djunjunan No. 178 
  23. Gudeg Kranggan, Jenis Makanan : jawa - Alamat : Jl. Prof. Ir. Sutami No.115 
  24. Han Kook Garden Restaurant, Jenis Makanan : Jepang, Korea, Chinese - Alamat : Jl. Karang Sari No. 21, Setiabudi 
  25. Hoka - Hoka Bento, Jenis Makanan : Jepang - Alamat : Jl. Setiabudi No. 61
  26. Hyper Seafood Restaurant, Jenis Makanan : Chinese - Alamat : Paskal Hyper Square Blok A.56, Jl. HOS Cokroaminoto No. 25-27 (Pasir Kaliki) 
  27. Ikan Bakar Cianjur I, Jenis Makanan : sunda Alamat : Jl. Dr. Setiabudhi No. 67, Bandung 
  28. Ikan Bakar Cianjur II, Jenis Makanan : Indonesia, sunda Alamat : Jl. Dr. Junjunan No. 157 Bandung (dekat tol pasteur) 
  29. Javana Bistro, Jenis Makanan : Amerika, Eropa, Indonesia - Alamat : Paris Van Java Resort Lifestyle Place, Jl. Sukajadi No. 137-139 kav. GB-58 
  30. Jimbaran Bali Fresh Grill Seafood, Jenis Makanan : bali - Alamat : Paskal Hyper Square Blok A.52, Jl. HOS Cokroaminoto No. 25-27 (Pasir Kaliki) 
  31. Kedai Rossan Villa, Jenis Makanan : Itali, sunda Alamat : Jl. Sersan Bajuri No. 99 
  32. Kipas-Kipas Steak House & Coffee Bar, Jenis Makanan : Itali - Alamat : Paskal Hyper Square Blok A.55, Jl. HOS Cokroaminoto No. 25-27 (Pasir Kaliki) 
  33. Manjabal 2 (Djundjunan), Jenis Makanan : sunda - Alamat : Jl. Dr. Djundjunan No. 192 
  34. Marigold Resto, Jenis Makanan : Itali, sunda - Alamat : Jl. Sukajadi No. 246 
  35. Meeting Point (MP) Resto, Jenis Makanan : Meksiko, Indonesia, Itali - Alamat : Jl. DR. Djundjunan No.162 
  36. Myeong Ga Korean Restaurant, Jenis Makanan : Korea, Alamat : Jl. DR. Sutami N0. 52 A 
  37. Newspaper Kitchen & Lounge, Jenis Makanan : Indonesia, Thailand, Vietnam - Alamat : Paris Van Java Mall, Jl. Sukajadi No. 137-139 Kav 6B-68 
  38. Rumah Makan Sunda Oneng, Jenis Makanan : sunda - Alamat : Jl. Dr. Junjunan No. 119 
  39. Sam's Strawberry Corner (Setiabudi), Jenis Makanan : sunda, Chinese - Alamat : Jl. Setiabudi No. 61 A 
  40. Sapu Lidi Makan di Sawah, Jenis Makanan : Itali, sunda - Alamat : Jl. Sersan Bajuri (Komp. Graha Puspa), Cihideung-Lembang 
  41. Sederhana, Jenis Makanan : padang - Alamat : Jl. Setiabudi No. 198 
  42. Soto Ojolali BTC, Jenis Makanan : padang, sunda, betawi - Alamat : Jl. DR. Djundjunan No. 43-49 (Bandung Trade Centre) 
  43. Soto Semarang "Bu Pri", Jenis Makanan : Asia, jawa - Alamat : Jl. Sukamaju No. 34 Bandung 
  44. Suiss Butcher, Jenis Makanan : Itali - Alamat : Jl. Setiabudi No. 174 
  45. Teras Carmel, Jenis Makanan : Chinese, Itali, jawa, sunda - Alamat : Jl. Raya Lembang No. 195 B 
  46. Thang Mien, Jenis Makanan : Chinese - Alamat : Paskal Hyper Square Blok A.42, Jl. HOS Cokroaminoto No. 25-27 (Pasir Kaliki) 
  47. Tomodachi Resto, Jenis Makanan : Thailand, Jepang, French - Alamat : Jl. Sukajadi No.193 
  48. Tortila Café, Jenis Makanan : Chinese, Indonesia, Itali - Alamat : Jl. Setiabudhi No. 438 
  49. Vienna Café, Jenis Makanan : Indonesia, Korea, Thailand, Itali, Jepang, French - Alamat : Jl. Sukajadi No. 205 
  50. Warung Nasi Wibisana (Djundjunan), Jenis Makanan : sunda - Alamat : Jl. Dr Djundjunan No. 168 
  51. Wibisana - Surya Sumantri, Jenis Makanan : Chinese, sunda - Alamat : Jl. Surya Sumantri No. 49 
  52. Winner Hifiber Sausages, Jenis Makanan : German - Alamat : Jl. Setrasari No. 42 (700 meter dari Jl. Setiabudhi), Bandung







      Rabu, 27 November 2013

      Stroopwafel Bandung

      image : flickr.com
      Beberapa waktu yang lalu saya diajak jalan-jalan oleh teman kerja untuk berburu jajanan di kota kembang Bandung. Disuatu tempat kami berhenti untuk menikmati satu jenis makanan yang konon merupakan penganan khas negeri kincir angin alias Nederland alias Belanda yaitu dikenal dengan nama Stroopwafel.

      Ceritanya Stroopwafel ini adalah wafel khas dari Belanda yang dibuat dari 2 keping wafel dimana permukaanya berbentuk kotak-kotak kecil hingga menyerupai permukaan wafel, dan di tengahnya diisi dengan gula karamel. Kepingannya dipanggang dengan suhu yang tinggi, tidak keras dan tidak juga lembut maka tidak heran apabila kita langsung memakannya begitu saja tanpa ditemani apa-apa, maka kita akan kesulitan karena alot yang disebabkan oleh karamel yang lenket. Begitu pula halnya saya awalnya rada kesulitan menikmati pengananan ini maklum lidahnya lidah ndeso, namun berkat bimbingan teman yang sudah berpengalaman maka stroopwafel dapat dinikmati tanpa menemui hambatan yang berarti.

      Ternyata menikmati stroopwafel, memerlukan seni tersendiri, yaitu : 
      1. Sediakan minuman yang benar-benar panas seperti teh, kopi, atau cokelat dsb. 
      2. Letakkan stroopwafel bibir cangkir minuman panas yang telah kita sediakan tadi, pastikan menutupi bagian bibir cangkir secara sempurna. 
      3. Tunggu kurang lebih 3 menit, setelah itu ambil stroopwafel nya dan kita bisa potong hingga kelihatan karamelnya dan siap disantap.
      Karena penasaran, saya coba cari tahu apa sebenarnya stroopwafel itu, ternyata stroopwafel sudah dibuat sejak awal abad 18 di Gouda, Belanda oleh Gerard Kamphuisen seorang tukang kue yang memanfaatkan remah-remah sisa kue dengan mengolahnya menjadi adonan. Adonan yang sedikit keras ini kemudian dipres dalam cetakan wafel hingga menjadi tipis dan renyah.

      Bagi anda yang penasaran dengan penganan khas negeri kincir angin ini, tak perlu jauh-jauh pergi ke Belanda tapi cukup pergi ke kota Parisj Van Java alias kota kembang Bandung tepatnya di iStroop Jln. Suwatama nomor 3, Padjajaran, Bandung,

      Senin, 18 November 2013

      Jalan-jalan di Kota Sukabumi

      Bagi sebagian orang, Sukabumi identik dengan objek wisata Pelabuhan Ratu namun sebenarnya bagi anda yang senang menjelajahi aneka kuliner, Sukabumi pun memiliki tempat-tempat yang mampu memanjakan lidah anda.

      Apabila anda berkunjung ke kota Sukabumi terdapat beberapa tempat yang menjajikan makanan dan tersebar dipenjuru wilayah kota, antara lain.

      image : ibprabowo.typepad.com
      Untuk makan pagi, anda dapat mengunjungi Bubur Bunut H. Toi yang dirintis sejak tahun 1981 di Jalan Siliwangi, dulunya hanya sekedar roda dorong yang sering mangkal di depan RSU Syamsudin Sukabumi. Bubur Bunut ini terbilang istimewa dimana buburnya tidak terlalu kental ditaburi potongan daging ayam ditambah taburan bawang goreng dan seledri diatasnya tidak lupa kerupuk yang menambah semarak sehingga menggoda selera para penikmatnya. 

      image : jelajahsukabumi.wordpress.com.
      Selain itu anda juga bisa mengunjungi nasi kuning banjir yang ada di gang Nugraha. Diberi nama banjir karena nasi kuningnya dituang kuah sayur labu selain dari pada itu ditambah oseng tempe maupun daging seperti empal sapi ataupun paru sapi dan tak lupa ditambah kerupuk atau rempeyek kacang.

      Apabila hari sudah menjelang siang itu tandanya sudah waktunya makan siang anda bisa berkunjung ke Rumah Makan Bu Entik yang berada di Jl. R Samsudin, SH seberang kampus Universitas Muhammadyah Sukabumi. Di rumah makan ini anda akan disuguhi nasi putih yang pulen tentunya dengan berbagai macam lauk pauk yang anda bisa santap. Menu istimewa dari rumah makan ini adalah berbagai pepes seperti pepes ayam, ikan mas dan pepes jeroan ayam juga gepuk, babat, ikan dan ayam goreng. Seperti layaknya makanan khas sunda, tidak lupa RM Bu Entik ini menyediakan sambal yang pedas beserta lalapan yang segar.

      image : jelajahsukabumi.wordpress.com.
      Setelah kenyang bersantap siang, ada tempat yang menyajikan jajanan khas yang tak kalah uniknya, biasanya buka saat waktu menjelang sore hari. Salah satunya adalah “Picok Cakra”, seperti namanya Picok ini terbuat dari pisang yang di digoreng namun tidak terlalu matang kemudian dicelupin ke larutan coklat yang tebal dan paling cocok disantap saat masih hangat. Picok Cakra ini dapat anda temui di halaman Toserba Tiara Jl. Ahmad Yani. 

      Masih di Jl. Ahmad Yani, Ada juga “ Sakoteng Asli Singapore”, seperti sakoteng pada umumnya air jahe hangat ditambah susu kental manis dan diisi dengan kacang hijau, pacar cina, kolang kaling, dan biskuit.

      Tak terasa matahari telah tenggelam dan malampun menjelang, bagi anda yang bermalam dikota Sukabumi tak perlu khawatir dengan menu makan malam, karena dikota ini sampai tengah malam pun anda tak akan kesulitan mendapatkan makanan sehingga anda tak akan kelaparan, salah satunya adalah mi goreng Mang Udin yang berlokasi di Jl. Arif Rahman Hakim. Disini anda dapat menikmati mi goreng ataupun bihun goreng, ciri khasnya adalah penggunaan mi besar dengan kecap “Gan” yang banyak sehingga mi cenderung manis untuk tambahannya anda bisa melengkapinya dengan potongan daging ayam, ati ampela maupun telur.

      image : twidharyoko.wordpress.com
      Selain dari mi goreng Mang Udin, di kota Sukabumi ini pula anda dapat menemukan satu cemilan yang khas yaitu Bandros dan yang paling terkenal adalah “Bandros Ata” sesuai dengan pendirinya yaitu Abah Ata, terletak di trotoar jl. Gudang antara jam 8 malam hingga jam 5 pagi
      Nah, setelah puas menikmati suasana kota Sukabumi dan saatnya untuk pulang, jangan lupa oleh-oleh khas Sukabumi diantaranya Mochi yaitu camilan bertekstur kenyal yang terbuat dari tepung ketan. Yang terkenal adalah Mochi Arjuna, anda dapat menemukannya di Gang Ajid, Jl. RE Martadinata, disini tersedia mochi yang lebih besar dari mochi pada umumnya, anda dapat memilih rasa pisang ataupun rasa pandan. Di tempat ini mochi diproses masih secara tradisional dengan tidak menggunakan bahan pengawat.

      Selasa, 12 November 2013

      Oleh-oleh dari Bandung

      Bila anda sekali waktu melancong ke kota Bandung jangan lupa akan sensasi kuliner yang akan anda dapatkan begitu anda menginjakan kaki di kota kembang ini.
      Beragam makanan tersedia di kota ini baik yang bersifat tradisional maupun makanan ala luar negeri. Namun berikut saya sampaikan beberapa jajanan khas Bandung yang  tidak boleh anda lewatkan.

      1. Peuyeum Bandung
      image : parisjvanjava.web.id
      Terbuat dari singkong yang difermentasi, peuyeum sudah menjadi sangat melekat dengan kota Bandung dan telah salah satu ikon kuliner kota sejak lama. Berbagai makanan olahan berbahan dasar peuyeum yang saat ini telah berkembang sedmikian pesat mulai dari molen peuyeum, colenak, cake peuyeum, bagian dari es campur dan sebagainya. Kita akan mudah menemukan penjaja peuyeum ini, di pasar-pasar tradisional, toko oleh-oleh, tempat wisata, terminal bus, stasiun kereta dan tempat lainnya.


      2. Batagor
      sumber : ciricara.com
      Batagor singkatan dari  baso tahu goreng, merupakan penganan asli khas dari kota Bandung. Batagor adalah tahu yang dibalut dan diisi dengan adonan tepung dan ikan, atau mirip baso tahu, namun bila baso tahu dikukus, maka batagor ini digoreng dengan diberi bumbu kacang yang manis dan pedas, serta potongan jeruk dan kecap untuk semakin memperkaya rasa. Kita dapat menemukan Batagor disemua penjuru Bandung, namun terdapat beberapa tempat yang cukup terkenal diantaranya Batagor Riri (Jl. Burangrang), Batagor Abuy (Jl. Lengkong Besar), Batagor Darto (Simpang Dago), Batagor Kingsley (Jl. Veteran) dan sebagainya. 

      3. Tahu Bandung
      image : fathnews.com
      Tahu mungkin sudah tak asing lagi buat kita karena hampir disetiap kota ada , namun tahu Bandung itu berbeda baik dari cita rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih lembut. Tahu Bandung ini biasanya akan kita temukan dipasar-pasar tradisonal. Salah satu yang terkenal adalah Tahu SB di Jl. Astana Anyar yang menyediakan jenis tahu mongol dengan ciri khas renyah diluar namun sangat lembut didalam. Ada satu jenis lagi yang menjadi incaran yaitu Tahu Tauhid yang dapat kita temukan di kawasan Lembang, maupun supermarket lokal dan pasar tradisional. 

      4. Pisang Bollen - Kartika Sari
      image : jajalindo.com
      Kartika Sari adalah sebuah toko kue yang oleh dibilah merupakan pelopor oleh-oleh kuliner modern di Kota Bandung. Berdiri sejak tahun 80an, Toko Kue Kartika Sari ini menjadikan Pisang Bollen menjadi produk jagoannya. Potongan pisang dan keju dibalut dalam adonan pastry ini memang memberikan cita rasa special yang digandrungi banyak wisatawan, selain pisang bollen terdapat juga jenis lainnya seperti Peuyeum (Tape) Bollen, Durian Bollen, Kacang Hijau Bollen dan Apel Bollen. Di Toko Kartika Sari juga bisa menemukan aneka kudapan lainnya untuk oleh-oleh seperti Brownies Panggang, Brownies Kukus, Cheese Stick, Cheese Roll, Lapis Legit, Lapis Malang, Banana Roll dan Bagelen Oval. Toko Kue Kartika Sari berpusat  di Jl. H. Akbar, persis didepan Stasiun Kota Bandung, sedang cabang atau outletnya terdapat  di beberapa sudut kota Bandung. 

      5. Brownies Panggang - Prima Rasa
      image : duniainter.net
      Toko kue Prima Rasa berpusat di Jl. Kemuning mulai dibuka di tahun 1992 ini menjadikan brownies panggang sebagai andalannya. Aneka varian brownies panggang dapat ditemukan disini: seperti coklat, keju dan mocca. Tapi saat ini kita dapat menemukan jenis lain yang tak kalah menggiurkan yaitu Picnic Roll yaitu daging ayam atau sapi yang dibalut pastry.

      6. Brownies Kukus Amanda
      image : inloveindonesia.com
      Brownies yang di masak lewat proses pengkukusan ini telah menjadi legenda sekaligus inspiratif bukan hanya rasanya yang lezat, namun pula keberhasilan bisnis penjualannya. Berawal dari kawasan Margahayu Raya-Bandung. Pertama kali melihat Brownies Kukus Amanda ini dijajakan di outlet kecil di kawasan Metro, setiap hari minggu pagi dimana banyak warga yang menghabiskan waktu untuk berolah raga ataupun mencari udara segar.  Namun sekarang telah berkembang sedemikian pesat selain di kota kelahirannya, Brownies Kukus Amanda ini telah membuka outlet di lebih dari 10 kota di Indonesia.

      7. Aneka Snack Tradisional - Pasar Kosambi
      image : jagat-resep.blogspot.com
      Di pasar ini anda dapat dengan mudah menemukan makanan tradisional khas Jawa Barat seperti Kripik tempe, kripik oncom, dodol garut, wajit cililin, sale pisang dan sebagainya. Salah satu kudapan yang paling khas adalah Kripik Tempe Manis dan Sale Pisang Keju. Kripik Tempe Manis ini merupakan olahan tempe yang dikerat tipis-tipis, dibalut adonan tepung yang gurih dan manis, lalu digoreng kering. Sedangkan Sale Pisang Keju juga mirip, pisang yang digoreng sangat tipis, dibalut adonan tepung keju dan digoreng hingga renyah. Yang tak kalah pentingnya kawasan ini buka 24 jam sehingga kita bisa mengunjunginya kapan saja.

      8. Gepuk Ny. Ong
      image : jajalindo.com
      Selain penganan-penganan yang telah kita bahas, kita juga dapat melirik salah satu oleh-oleh yang layak anda pertimbangkan untuk dibawa pulang yaitu gepuk. Gepuk adalah makanan dari daging sapi yang dikenal dengan empal. Proses pembuatannya adalah daging paha sapi, dikukus sampe empuk, dipotong-potong, dipukul sampai pipih setelah itu baru dimasak dengan rempah selama satu hari satu malam. Tersedia juga gepuk setengah matang agar bisa dibawa pulang dan digoreng kembali dalam waktu 2 menit. Selain beef original, terdapat berbagai pilihan rasa seperti beef extra pedas, chicken original, chicken spicy, beef salty dan beef less sugar. Gepuk biasanya dimakan dengan nasi. Anda dapat menemukan panganan ini di Jl. Pasir Kaliki, Jl. Djunjunan, Jl. Buah Batu dan Jl. Setiabudhi. 

      Sabtu, 19 Oktober 2013

      Angkringan Ala Bandung

      Angkringan memang bermula dari upaya menaklukkan kemiskinan,  usaha ini konon dimulai pada tahun 1950-an oleh mbah pairo karena tidak ada lahan yang subur di desanya di kecamatan Cawas, Klaten (jateng). Awalnya para pedagang minuman dan makanan kecil ini tidak menggunakan gerobak melainkan pikulan mereka dulu disebut pedagang hik (dibaca Hek), Namun di Yogya mereka populer dengan nama angkringan atau warung kucing , Nama angkringan itu sendiri diambil dari bahasa jawa yaitu ngankring yang artinya duduk dengan posisi salah satu kaki lebih tinggi dari kaki yang lainnya. Di dalam budaya jawa itu sendiri, cara duduk seperti ini biasanya tidak diperbolehkan karena dianggap tidak etis apalagi bila dilakukan pada saat makan selain nama angkringan, ada juga beberapa orang yang menyebut angkringan dengan nama warung kucing atau kucingan. Kata kucingan konon muncul dikarenakan nasi yang dijual sebagai bagian dari salah satu produk yang dijual di sana mirip dengan cara kebanyakan orang memberikan makan kepada kucing. Porsi nasinya kira-kira hanya 3 kali suapan dengan pasangan lauk berupa sambel dan ikan teri seperti makanan untuk kucing. 

      Yang dijual di angkringan ini berbagai jenis makanan dan minuman dengan harga murah meriah, sebut saja nasi lengkap dengan sambalnya, aneka gorengan seperti tempe, tahu, bakwan, pisang, dan lain-lainnya, berbagai cemilan seperti kacang, krupuk, marning jagung, serta tak ketinggalan adanya sate hati ayam dan sate usus serta baceman kepala ayam dan tahu. Khusus mengenai minuman, yang menjadi kekhasan tersendiri ialah minuman atau disebut wedang jahe. Selain tentunya minuman yang lain seperti es teh, es jeruk , es jahe susu, kopi panas maupun air putih. 

      Kalau anda sekali waktu berkunjung ke kota Bandung, jangan heran apabila menemukan angkringan ala Bandung tempat makan sederhana dengan menu yang murah meriah, tapi sangat nikmat disantap kala malam menjelang, diantaranya :

      Angkringan Mas Jo Gelap Nyawang 
      Angkringan Mas Jo yang terdapat di sekitar Jalan Gelap Nyawang (dekat dengan Jalan Taman Sari), tepatnya di depan gedung MBA Institut Teknologi Bandung (ITB). Layaknya para angkringan di kota Yogya, di tempat seru ini pun menyediakan menu khas angkringan, seperti nasi kucing (nasi dengan porsi sedikit, seperti porsi makan imut ala kucing), aneka baceman (termasuk si ceker ayam yang sedap), gorengan (cobain tahu susurnya yang mak nyus!), kopi joss (kopi celup arang), dan wedang jahe yang hangat dan nikmat. Selain itu, harganya yang murah pun menjadi daya tarik utama dari spot kuliner ini. Dan, seperti layaknya para angkringan, spot ini buka mulai dari pukul 5 sore hingga 12 malam. 

      Angkringan Koboi 
      Di Jl Surya Sumantri, Bandung ada pula Angkringan Koboi. Makanannya disajikan dalam beberapa gerobak saji, pengunjung tinggal mengambil makanan yang dipilih. Sambil makan, pengunjung dihibur dengan Live Music Keroncong, Jazz atau Blues. Tempat ini buka dari selepas jam 6 sore hingga jam 1 dinihari sampai makanannya habis. Makan di lesehan dengan menu makanan khas Jogja, Sego Kucing atau Nasi Kucing dengan iringan Live Music Keroncong, Jazz ata Blues. Enjoy! 

      Angkringan Markingop 
      Penggemar kopi, wajib datang ni ke Angkringan Markingop, di Jl. Setiabuhi no 189, sebelah hotel Banana Inn ini. Di Angkringan Markingop ini ada berbagai macam kopi dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya kopi Aceh, kopi Toraja, kopi Kintamani Bali, kopi Sidikalang Medan, dan lainnya. Bagi yang kurang menyukai kopi disini juga disediakan berbagai olahan teh, sirup Campolay khas Cirebon, dan Milk Shake. Untuk harga kopinya, yang pasti jauh dari mahal, hanya berkisar Rp5.000-Rp18.000 saja. 

      Angkringan 5758 
      Kecil, sederhana dan menyelusup di antara keramaian para turis yang sedang berwisata di Jalan Riau, Bandung, yaitu angkringan 5758 – FYI, konon katanya namanya 5758 berasal dari kata Ma-Ju-Ma-Pan. Berlokasi tepat di depan FO Unusual, objek kuliner angkringan ini sering sekali dipadati oleh pengunjung dari seluruh penjuru Bandung. tempat ini pun menyajikan suasana lesehan yang nyaman dengan menu-menu khas seperti nasi kucing, sate kulit, sate ati, sate usus, tempe dan tahu goreng. Selain areanya yang strategis dan tempat yang nyaman banget, sambel ala angkringan 5758 ini mantap berat lho! Cicipin juga oseng-oseng mercon yang super pedas di sini dengan harga di bawah Rp. 10.000,-. Murah bukan? 

      Angkringan Masdwi 
      Di timur Kota Bandung tepatnya di Jalan Raya Cileunyi No. 400-402, Cileunyi Wetan cobain angkringan konsep kafe, Angkringan Masdwi. Angkringan ini menyediakan menu beragam nasi kucing, gorengan (tahu, mendoan, risol, martabak telor), dan baceman (tempe, tahu, ati ampela, telur puyuh, sayap, kepala). Dengan konsep kafe, angkringan ini buka 24 jam dan menyediakan fasilitas hotspot lho! Makanya banyak mahasiswa yang memilih untuk mengerjakan tugas di sini.





      sumber :